Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Penjara Cinta

PENJARA CINTA *Ustadz Budi Ashari* Belajar dari laki-laki paling tampan di muka bumi. Andai ketampanan adalah bumi, maka separuhnya ia miliki sendiri. Nabiyullah Yusuf alaihis salam. Kisahnya ditulis dengan penuh mukjizat dalam Al Qur’an. Dikumpulkan dalam satu surat tersendiri. Singkat cerita, karena Yusuf tidak mau menuruti keinginan nista istri penguasa Mesir, maka akhirnya Yusuf harus merasakan getirnya penjara. Bertahun-tahun lamanya. Tapi Yusuf tetap mulia. Karena penjara bersaksi akan kemuliaannya. Dan ia masuk ke dalamnya bukan karena kesalahan. Justru yang salah adalah yang memenjara. Ingin tahu apa kemuliaan yang dilakukan oleh Yusuf dalam penjara? Ini kisahnya dan berikut hikmahnya tentang penjara cinta. Dia menghibur orang yang sedih, menjenguk yang sakit, mengobati yang terluka, shalat sepanjang malam, menangis hingga dinding, atap dan pintu ikut menangis, penjara menjadi suci karenanya, para penghuni penjara merasa nyaman dengannya, jika ada seseorang yang ...

Berbisnis Kehormatan

BISNIS KEHORMATAN Oleh : Muhammad Anis Matta, Lc. Menegakkan wajah dan mempertahankan kehormatan pribadi di atas kemiskinan yang panjang, bukanlah perkara gampang. Tapi bertahan dalam kemiskinan yang panjang di tengah gemerlap dunia materi dengan tetap mempertahankan tingkat produktivitas ilmiah yang tinggi, tentu saja jauh lebih sulit. Tapi itulah, inti semua tantangan yang dihadapi para ulama pewaris nabi.  Itu akan menjadi lebih rumit bila mereka hidup pada suatu masa di mana para penguasa bersikap anti ulama, meremehkan peranan ilmu pengetahuan, dan suka merendahkan ulama. Kemiskinan adalah pilihan hidup mereka, tapi kehormatan adalah tameng mereka. Masalahnya adalah bahwa sebagian dari kehormatan itu harus dipertahankan dengan materi atau harta. Harta itu sendiri tidak secara langsung berhubungan dengan produktivitas dalam dunia mereka. Tapi itulah masalahnya : HARTA yang kata Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam, adalah sumber kebanggaan manusia dalam hidup. M...

Disruption Era

Menyikapi Disruption: Takut & Kemaruk Vs. Semangat & Siap Belajar Era Disruption, sebenarnya bukanlah era yg berdiri sendiri. Ini hanyalah fase ke-3 dari 6 Fase Exponential Shock. Mari kita nikmati sejenak ulasannya. Intinya, setiap Industri yg disentuh teknologi informasi, (dan sekarang hampir semua kena sentuhan mautnya) akan mengalami 6 fase transformasi, yg disebut Peter Diamandis: "6D's of Exponential Growth" 1. Digitalization (Transformasi dari analog menjadi Digital. Misal: Kodak menemukan Foto Digital. Atau Musik, Film, Buku, dll dijadikan bentuk digital MP3, MP4, PDF, dll) 2. Deception (Kodak tertipu karena dikira ini teknologi amatir yg ndak bakal bisa mengantikan keindahan dan ketajaman foto manual, karena saat itu resolusinya masih 0,1 Mega Pixel) 3. Disruption (Diluar kendali Kodak lagi, tiap 18 bulan, ketajaman foto digital naik 2x lipat secara eksponensial. Dan pada saat ketajamannya mencapai 2 Mega Pixel, kualitasnya sudah sama dengan foto ana...